Surakarta (SN) – Konsistensi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 yang digelar di Swiss-Belhotel, Surakarta, Kamis (6/8/2026), Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berhasil memborong tujuh penghargaan dari berbagai kategori.
Capaian tersebut terdiri dari satu penghargaan Platinum, satu Silver, dan lima Bronze. Penghargaan itu menjadi apresiasi atas berbagai program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan yang dijalankan di wilayah operasional Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.
Penghargaan tertinggi berupa Platinum diraih melalui Program Gampong Berdikari dari Terminal BBM Lhokseumawe untuk kategori Economic Empowerment.
Sementara penghargaan Silver diraih melalui program GEPARI (Gerakan Pakan Mandiri) & Budidaya Ikan dari Terminal BBM Meulaboh dalam kategori CSR Video Documentation.
Lima penghargaan Bronze juga berhasil diraih melalui sejumlah program unggulan, yakni:
– Program KABAYA (Kampung Pesisir Berdaya) dari Terminal BBM Medan, kategori Gender Equality & Social Inclusion.
Program SEJAMBA (Siak Jaga Alam, Masyarakat Berdaya) dari Terminal BBM Sei Siak, kategori Economic Empowerment.
– Program Siantar Haroan Bolon dari Terminal BBM Pematang Siantar, kategori Economic Empowerment.
– Program ONDE MANDE (Optimalisasi Hutan Produktif Air Terjun Lubuk Hitam Berbasis Water Resources – Management & Development) dari Terminal BBM Teluk Kabung, kategori Economic Empowerment.
– Program Pangkalan Gesit dari Terminal BBM Dumai, kategori Economic Empowerment.
ISRA 2026 merupakan ajang apresiasi sekaligus forum kolaborasi tingkat nasional yang diselenggarakan Prospectus. Ajang ini menjadi wadah untuk mendorong penguatan praktik keberlanjutan serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan hasil dari kerja keras kolektif yang sejak awal diarahkan untuk menciptakan dampak jangka panjang.
“Penghargaan ini meneguhkan posisi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang konsisten mengembangkan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional. Melalui semua program yang dijalankan ini, kami berupaya menghadirkan inovasi sosial yang tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan,” ujar Fahrougi.
Ia menegaskan, penghargaan yang diraih menjadi dorongan bagi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk terus mengembangkan berbagai program TJSL yang inovatif dan berkelanjutan.
Ke depan, perusahaan berharap program-program tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi lingkungan serta berkontribusi terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
“Penghargaan Platinum ISRA 2026 ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program TJSL yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya. (***)












