Tanjungpinang (SN) – Gerak cepat petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama personel kepolisian dan masyarakat berhasil menjinakkan kobaran api yang membakar lahan kosong dan semak belukar di Jalan Bestari, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Sabtu (8/8/2026).
Kebakaran yang menghanguskan lahan sekitar 600 meter persegi itu sempat mengancam meluas ke area sekitar. Namun, berkat respons cepat petugas di lapangan, api berhasil dikendalikan sebelum membesar.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui seorang warga yang melintas di lokasi sekitar pukul 11.50 WIB. Melihat kobaran api membakar semak belukar, warga tersebut langsung melaporkan kejadian kepada Bhabinkamtibmas dan petugas Damkar Unit Senggarang.
Mendapat laporan tersebut, personel piket Polsek Tanjungpinang Kota segera bergerak menuju lokasi. Sambil menunggu armada pemadam tiba, polisi bersama masyarakat berupaya melakukan pemadaman secara manual untuk menahan laju api.
Sekitar pukul 12.30 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Tanjungpinang tiba di lokasi. Petugas Damkar langsung bergabung dalam upaya pemadaman dan melakukan penanganan terhadap titik-titik api yang membakar semak belukar.
Dengan dukungan personel kepolisian dan masyarakat, petugas Damkar berjibaku memadamkan kobaran api hingga akhirnya api berhasil dijinakkan sekitar pukul 13.30 WIB.
Tidak berhenti setelah kobaran api padam, petugas kemudian melakukan proses pendinginan di area yang terbakar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang masih tersisa dan berpotensi kembali memicu kebakaran.
Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 600 meter persegi. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta melalui Kapolsek Tanjungpinang Kota Iptu Freddy Simanjuntak mengatakan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.
“Tidak ada saksi yang melihat secara langsung awal munculnya api,” kata Freddy.
Ia mengapresiasi respons cepat seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran, sehingga api dapat dipadamkan sebelum meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau.
“Mari bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, dan segera laporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat juga perlu menghindari pembakaran sampah maupun semak belukar secara sembarangan. Kondisi vegetasi yang kering ditambah tiupan angin dapat membuat api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran guna mencegah kerugian serta menjaga keselamatan masyarakat,” tutupnya. (***)












