Example 728x250
Berita KepriTanjungpinang

Pompong Terbalik Usai Bertolak dari Pelabuhan SBP, Tujuh Penumpang Selamat Berkat Aksi Cepat Satpolairud dan KPLP

5
×

Pompong Terbalik Usai Bertolak dari Pelabuhan SBP, Tujuh Penumpang Selamat Berkat Aksi Cepat Satpolairud dan KPLP

Sebarkan artikel ini
Sebuah pompong kayu yang mengangkut tujuh orang penumpang terbalik sesaat setelah meninggalkan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Selasa (4/8/2026). Terlihat sejumlah masyarakat menolong korban yang terjatuh. (F-Ist U/Sketsa)

Tanjungpinang (SN) – Kepanikan sempat terjadi di perairan Kolam Bandar, Kelurahan Tanjungpinang Kota, Selasa (4/8/2026) siang. Sebuah pompong kayu yang mengangkut tujuh orang penumpang terbalik sesaat setelah meninggalkan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), sekitar pukul 13.50 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang berhasil diselamatkan berkat respons cepat personel Satpolairud Polresta Tanjungpinang bersama petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), serta warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kasat Polairud Polresta Tanjungpinang, Kompol Subaidah, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan adanya kecelakaan laut di kawasan tersebut.

“Begitu menerima informasi, personel Satpolairud langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan terhadap para korban,” ujar Kompol Subaidah.

BACA JUGA : Kunjungan Wisman ke Kepri Juni 2026 Turun 3,82 Persen, Batam Masih Jadi Gerbang Utama Wisatawan Mancanegara

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika tekong pompong, Farizal, bersama istri, anak, dan seorang anggota keluarganya berangkat dari Kampung Bugis menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura untuk menjemput kerabat yang baru tiba dari Batam menggunakan kapal Oceanna 2.

Setelah seluruh penumpang naik ke atas pompong, kapal kemudian meninggalkan dermaga. Namun, saat hendak berbelok di sekitar perairan Kolam Bandar, pompong diduga kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik dan seluruh penumpang tercebur ke laut.

Suasana di lokasi sempat diwarnai kepanikan. Sejumlah saksi mata, penumpang kapal lain, serta petugas KPLP yang berada tidak jauh dari lokasi langsung bergerak memberikan pertolongan. Berkat kerja sama yang sigap, seluruh tujuh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Usai proses penyelamatan, Satpolairud Polresta Tanjungpinang berkoordinasi dengan KPLP dan Karantina Kesehatan Pelabuhan Sri Bintan Pura untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, personel Satpolairud juga memberikan pendampingan psikologis, terutama kepada anak-anak yang mengalami kepanikan akibat insiden tersebut.

BACA JUGA : Pemkab Karimun Perkuat Gerakan Cegah Stunting, Targetkan Prevalensi Terus Turun

Setelah dipastikan dalam kondisi sehat dan aman, sekitar pukul 16.15 WIB seluruh korban dipulangkan ke Kampung Bugis menggunakan kapal patroli milik Satpolairud Polresta Tanjungpinang.

Dalam proses penanganan kejadian ini, selain dipimpin langsung Kasat Polairud Kompol Subaidah, turut terlibat Kanit Gakkum Satpolairud Ipda Mulyoto, regu patroli Satpolairud, serta personel piket Gakkum Satpolairud yang bekerja sama dengan petugas KPLP dan instansi terkait.

Kompol Subaidah menegaskan, keselamatan masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan menjadi prioritas utama jajaran Satpolairud Polresta Tanjungpinang. Ia mengingatkan para tekong maupun pengguna transportasi laut agar selalu mematuhi aturan keselamatan pelayaran.

“Respons cepat seluruh personel dan sinergi dengan instansi terkait berhasil menyelamatkan seluruh korban. Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di perairan, memastikan jumlah penumpang sesuai kapasitas, serta menggunakan perlengkapan keselamatan sebelum berlayar guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” tegas Kompol Subaidah. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *