Example 728x250
Berita KepriTanjungpinang

Perkuat Profesionalisme, AJI Tanjungpinang Mulai Gelar Kelas Pra-UKJ

11
×

Perkuat Profesionalisme, AJI Tanjungpinang Mulai Gelar Kelas Pra-UKJ

Sebarkan artikel ini
AJI Tanjungpinang mulai menggelar kelas pra UKJ sebagai langkah mempersiapkan anggota menghadapi pelaksanaan UKJ yang dijadwalkan pada Oktober 2026. Kelas perdana berlangsung di Sekretariat AJI Tanjungpinang, Sabtu (1/8/2026). (F-AJI Tpi)

Tanjungpinang (SN) – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang mulai menggelar kelas pra-Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) sebagai langkah mempersiapkan anggota menghadapi pelaksanaan UKJ yang dijadwalkan pada Oktober 2026. Kelas perdana berlangsung di Sekretariat AJI Tanjungpinang, Sabtu (1/8/2026).

Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana, mengatakan UKJ akan digelar selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Oktober 2026. Kegiatan diawali dengan Workshop Etik dan Profesionalisme Jurnalis, kemudian dilanjutkan pelaksanaan uji kompetensi pada akhir pekan.

“UKJ di Kota Tanjungpinang akan diawali dengan Workshop Etik dan Profesionalisme Jurnalis pada 16 Oktober 2026, kemudian uji kompetensi dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, 17–18 Oktober 2026,” ujar Sutana.

Sementara itu, Koordinator Bidang Pendidikan AJI Tanjungpinang, Endra Kaputra, menjelaskan kelas pra-UKJ akan berlangsung secara berkelanjutan hingga Oktober mendatang. Pada pertemuan pertama, peserta mendapatkan materi dari Anggota Penguji UKJ Slamet Widodo, Ketua Majelis Etik dan Peradilan Organisasi (MEPO) AJI Tanjungpinang M Ikhwan, serta Anggota MEPO AJI Tanjungpinang Kurnia Syaifullah.

“Kegiatan ini akan berjalan maraton hingga Oktober 2026 dan diikuti oleh 37 jurnalis anggota AJI Tanjungpinang,” kata Endra.

Menurut Endra, Uji Kompetensi Jurnalis merupakan agenda penting yang telah lama didorong anggota sebagai upaya menjawab tantangan profesionalisme, menjaga independensi jurnalis, sekaligus memperkuat penegakan Kode Etik Jurnalistik di Indonesia.

Program UKJ sendiri ditetapkan sebagai program nasional wajib dalam Kongres AJI 2011 di Makassar. Selanjutnya, Rapat Kerja Nasional AJI 2012 menargetkan sedikitnya separuh anggota AJI Indonesia memiliki sertifikat kompetensi sebagai jurnalis.

Selain menjadi instrumen sertifikasi, UKJ juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan integritas jurnalis, terutama dalam menjalankan tugas secara profesional, independen, dan berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *