Example 728x250
Berita KepriBintan

Penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 Diduga Jatuh ke Laut di Perairan Bintan, Basarnas Kerahkan KN SAR 209

26
×

Penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 Diduga Jatuh ke Laut di Perairan Bintan, Basarnas Kerahkan KN SAR 209

Sebarkan artikel ini
KPP Kelas A Tanjungpinang tengah melakukan pencarian terhadap seorang penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 yang dilaporkan hilang dan diduga terjatuh ke laut (man overboard) di perairan antara Lobam dan Numbing, Kabupaten Bintan, Kamis (23/7/2026). (F-KKP A Tanjungpinang)

Bintan (SN) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Tanjungpinang terus melakukan pencarian terhadap seorang penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 yang dilaporkan hilang dan diduga terjatuh ke laut (man overboard) di perairan antara Lobam dan Numbing, Kabupaten Bintan.

Korban diketahui bernama Christina Lindasari (43). Perempuan tersebut diduga terjatuh saat kapal tengah berlayar dari Pelabuhan Tanjung Uban menuju Tambelan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan bahwa KMP Bahtera Nusantara 03 bertolak dari Pelabuhan Tanjung Uban pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, sekitar pukul 05.00 WIB keesokan harinya, anak korban menyadari ibunya sudah tidak berada di atas kapal.

“Kami menerima informasi resmi dari pihak ASDP Tanjung Uban pada Rabu (22/7/2026). Setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue KPP Tanjungpinang langsung bergerak melakukan koordinasi dan upaya pencarian bersama unsur SAR terkait,” kata Fazzli.

Menindaklanjuti laporan itu, tujuh personel Tim Rescue diberangkatkan pada Rabu malam sekitar pukul 19.50 WIB menuju Pelabuhan ASDP Kijang, KSOP Kijang, dan Posal Kijang untuk berkoordinasi sekaligus melakukan pemantauan awal bersama unsur Potensi SAR di sekitar lokasi kejadian.

Meski pencarian telah dilakukan, hingga Kamis (23/7/2026) korban belum berhasil ditemukan.

Operasi SAR kemudian ditingkatkan dengan mengerahkan 22 personel Tim Rescue menggunakan KN SAR 209 dari Dermaga Kampung Bulang menuju lokasi pencarian yang berjarak sekitar 37 nautical mile (Nm) pada radial 130 derajat.

Dalam operasi tersebut, tim menerapkan metode track line, yakni menyisir jalur pelayaran yang dilalui KMP Bahtera Nusantara 03 sepanjang sekitar 40 Nm dengan jarak antar lintasan (track spacing) 2,5 Nm guna memperbesar peluang menemukan korban.

KN SAR 209 dijadwalkan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 10.30 WIB untuk memaksimalkan penyisiran di area yang diduga menjadi titik korban terjatuh ke laut.

Fazzli menegaskan, Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan akan terus mengoptimalkan operasi pencarian hingga korban ditemukan.

“Kami akan terus mengerahkan seluruh kemampuan yang ada bersama unsur SAR gabungan. Perkembangan operasi pencarian akan kami sampaikan secara berkala sesuai hasil di lapangan,” tegasnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *