Medan (SN) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara tetap dalam kondisi aman. Saat ini, perusahaan tengah mempercepat distribusi BBM melalui sejumlah langkah strategis guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Upaya tersebut dilakukan di tengah penataan pola distribusi bersama mitra transportir untuk meningkatkan keandalan layanan dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM. Penyesuaian pola distribusi ini berdampak pada sebagian penyaluran ke SPBU yang berada di wilayah layanan Fuel Terminal Medan.
Meski demikian, Pertamina menegaskan bahwa stok BBM masih berada dalam batas aman dan berbagai langkah percepatan terus dilakukan agar distribusi kembali berjalan optimal.
Sebagai bagian dari upaya normalisasi distribusi, Pertamina mengoperasikan Fuel Terminal Medan Group selama 24 jam, menambah 35 unit mobil tangki melalui skema spot charter, memperkuat personel Awak Mobil Tangki (AMT) dengan dukungan personel Bekang TNI dan Kodam I/Bukit Barisan, serta mengoptimalkan alih suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan seluruh langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat.
“Kami terus melakukan berbagai upaya percepatan agar distribusi BBM kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Melalui operasional Fuel Terminal Medan Group selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel Awak Mobil Tangki, serta dukungan alih suplai dari terminal penyangga, kami berupaya memastikan penyaluran BBM ke seluruh SPBU dapat berlangsung lebih cepat sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan standar Health, Safety, Security, & Environment (HSSE),” ujar Fahrougi, Rabu (15/7/2026).
Selain mempercepat distribusi, Pertamina juga terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi stok, antrean kendaraan, serta realisasi penyaluran BBM di seluruh Fuel Terminal dan SPBU di wilayah Sumatera Utara.
Di sisi lain, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Hiswana Migas, dan aparat keamanan terus diperkuat agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti. Ke depan, Pertamina juga akan menambah personel Awak Mobil Tangki serta armada mobil tangki guna mempercepat proses distribusi BBM kepada masyarakat.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan maupun penimbunan.
Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran distribusi energi melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan sehingga kebutuhan BBM masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan baik.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk maupun layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135. (***)












