Example 728x250
Tanjungpinang

Jelang MTQ Kepri, Wali Kota Tanjungpinang Minta Kafilah Maksimalkan Evaluasi Pelatih

5
×

Jelang MTQ Kepri, Wali Kota Tanjungpinang Minta Kafilah Maksimalkan Evaluasi Pelatih

Sebarkan artikel ini
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah meninjau simulasi Training Center (TC) kafilah MTQ Kota Tanjungpinang di Hotel Alltrue, Selasa (30/6/2026). Menjelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang akan berlangsung pada 4–9 Juli 2026. (F-Diskominfo Tpi)

Tanjungpinang (SN) – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, meminta seluruh peserta kafilah Kota Tanjungpinang memanfaatkan setiap koreksi dari pelatih sebagai bekal untuk menyempurnakan penampilan menjelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang akan berlangsung pada 4–9 Juli 2026.

Pesan tersebut disampaikan Lis saat menyaksikan simulasi Training Center (TC) kafilah MTQ Kota Tanjungpinang di Hotel Alltrue, Selasa (30/6/2026). Simulasi yang baru pertama kali digelar itu menjadi bagian dari tahapan akhir persiapan untuk mengukur kesiapan peserta sebelum turun di arena perlombaan.

Menurut Lis, simulasi memberikan kesempatan bagi peserta mengetahui kekurangan yang masih perlu diperbaiki. Ia optimistis penampilan yang semakin matang akan berdampak pada hasil penilaian di tingkat provinsi.

“Semangat untuk terus memperbaiki harus dijaga. Setiap hasil penilaian dan koreksi pelatih harus dicatat dan dibagikan kepada masing-masing peserta agar mereka mengetahui secara spesifik apa yang masih perlu dibenahi,” ujarnya.

Lis juga mengapresiasi para pelatih yang telah mendampingi peserta selama pemusatan latihan hingga menjelang pelaksanaan MTQ.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal, mengatakan simulasi diikuti 54 peserta yang tampil sesuai cabang lomba masing-masing dan langsung mendapat evaluasi dari para pelatih. Hasil simulasi akan menjadi bahan pembenahan agar seluruh peserta mampu tampil maksimal pada MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Menurut Erizal, Kota Tanjungpinang mengikuti cabang tilawatil Quran, qiraat Al-Quran, hifzhil Quran, fahmil Quran, syahril Quran, khath Al-Quran, karya tulis ilmiah Al-Quran, serta tafsir Al-Quran dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris, dengan pendampingan 12 pelatih.

Sementara cabang tartil Al-Quran untuk peserta tunanetra tidak diikuti karena tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan.

“Alhamdulillah, seluruh peserta yang kami kirim dalam kondisi sehat dan siap memberikan penampilan terbaik,” kata Erizal. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *