Example 728x250
Berita KepriEKONOMITanjungpinang

SKK Migas dan KKKS Temui Ansar Ahmad, Bahas Perpanjangan Kontrak hingga Produksi Migas Kepri

7
×

SKK Migas dan KKKS Temui Ansar Ahmad, Bahas Perpanjangan Kontrak hingga Produksi Migas Kepri

Sebarkan artikel ini
Gubernur Ansar Ahmad menerima kunjungan kerja dan silaturahmi SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Tanjungpinang, Rabu (13/5/2026). (F-Diskominfo Kepri)

Tanjungpinang (SN) – Gubernur Ansar Ahmad menerima kunjungan kerja dan silaturahmi SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Rabu (13/5/2026).

Sebelum pertemuan berlangsung, Gubernur Ansar turut mendampingi rombongan SKK Migas mengunjungi Pulau Penyengat sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja di Kepri.

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison, serta dihadiri sejumlah perusahaan migas yang beroperasi di Natuna dan Anambas seperti Harbour Energy, MedcoEnergi, dan Star Energy.

Yanin Kholison mengapresiasi sambutan hangat Pemerintah Provinsi Kepri selama kunjungan kerja berlangsung. Menurutnya, hubungan antara pemerintah daerah dan industri migas di Kepri selama ini terjalin dengan baik.

“Ini menjadi salah satu agenda kunjungan kerja dengan durasi cukup panjang. Artinya hubungan antara industri migas dan pemerintah daerah benar-benar berjalan baik,” ujar Yanin.

Dalam pertemuan itu, sejumlah KKKS juga menyampaikan perkembangan kegiatan operasional sekaligus berharap dukungan Pemprov Kepri terhadap proses perpanjangan kontrak kerja sama di Kementerian ESDM.

Perwakilan Medco E&P Natuna Ltd., Kemal Abduh Rahman Massi, mengatakan pihaknya akan melakukan pengeboran sumur eksploitasi pada 2026 guna menjaga tingkat produksi migas.

“Kami masih menunggu approval perpanjangan kontrak, sehingga dukungan semua pihak sangat kami harapkan,” katanya.

Sementara itu, Medianestrian menyebut Harbour Energy berkomitmen melakukan tiga sumur eksplorasi di Natuna Blok A pada 2026.

“Kami berharap ada tambahan cadangan minyak dan gas yang dapat meningkatkan produksi ke depan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Vera Novita Rahma dari Star Energy (Kakap) Ltd. yang menargetkan produksi sekitar 1.000 barel per hari meski masih menghadapi sejumlah kendala teknis. Selain itu, perusahaan juga terus menjalankan program sosial dan pembinaan masyarakat di Anambas.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kepri terhadap keberlangsungan investasi migas di daerah.

“Kepri memiliki posisi yang sangat strategis untuk mendukung ketahanan energi Indonesia. Karena itu, potensi migas di wilayah laut Kepri harus dimanfaatkan secara maksimal,” tegas Ansar.

Ansar juga berharap program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat lebih disinergikan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di Natuna dan Anambas.

“Kita berharap anak-anak tempatan Natuna dan Anambas nantinya bisa ikut terlibat dalam industri migas di daerahnya sendiri,” tutupnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *