Polres Lingga Gencarkan Operasi Pekat Seligi 2025: Preman dan Pungli Jadi Sasaran Utama

Polres Lingga resmi menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Seligi 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 1 hingga 14 Mei 2025. (F-Hum Polres Lingga)

Lingga (SN) – Dalam upaya menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif, Polres Lingga resmi menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Seligi 2025 yang berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 1 hingga 14 Mei 2025.

Operasi ini menyasar berbagai bentuk kejahatan jalanan seperti premanisme, pungutan liar, pemerasan, pengancaman, hingga pengeroyokan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok.

“Operasi ini merupakan langkah konkret Polres Lingga dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di lokasi-lokasi rawan seperti Pelabuhan Dabo Lama, pasar tradisional, hingga objek vital lainnya,” tegas Kabagops Polres Lingga, AKP Marsahid, mewakili Kapolres AKBP Pahala Martua Nababan, Senin (5/5/2025).

Baca Juga : Data Kemiskinan Beda Versi, DPR Tegaskan Pentingnya Satu Data Nasional

Tak hanya itu, perjudian, miras, prostitusi, dan penyalahgunaan narkoba juga menjadi target utama dalam patroli Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilibatkan dalam operasi ini.

“Premanisme bukan hanya mengganggu kenyamanan warga, tapi juga menjadi hambatan besar dalam menciptakan iklim investasi yang sehat. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku-pelaku kejahatan di wilayah ini,” tegas Marsahid.

Polres Lingga juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif. Warga diminta segera melaporkan segala bentuk gangguan keamanan ke nomor darurat 110.

Hingga hari kelima pelaksanaan, aparat telah mengamankan sejumlah titik rawan serta memberikan pembinaan kepada masyarakat yang terjaring dalam operasi.

“Kami berkomitmen menjadikan Lingga sebagai daerah yang aman, nyaman, dan ramah bagi warga maupun investor. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga ketertiban,” pungkas Marsahid. (SN)

Editor : Mukhamad

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *