Wisatawan Nusantara ke Kepri Tembus 4,29 Juta Sepanjang 2025

Pompong saat membawa wisatawan ke Pulau Penyengat yang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Kepri.(Foto: zulfikar-sketsanews)

Tanjungpinang (SN) – Pariwisata Kepulauan Riau kembali bernapas lega. Setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) ke Kepri sepanjang Januari–Desember 2025 menembus 4,29 juta perjalanan.

Capaian ini menjadi yang tertinggi sejak 2020 dan menandai fase pemulihan penuh sektor pariwisata daerah kepulauan tersebut.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Senin, 2 Februari 2026, mencatat total perjalanan wisnus ke Kepri selama 2025 mencapai 4.294.670 perjalanan, atau tumbuh 22,99 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Angka ini bahkan melampaui capaian pra-pandemi tahun 2019 yang berada di level 4.279.813 perjalanan.

Desember 2025 Jadi Penopang Kinerja Akhir Tahun
Kinerja pariwisata Kepri pada akhir tahun menjadi penopang utama capaian tahunan tersebut. Sepanjang Desember 2025, perjalanan wisnus mencapai 378.494 perjalanan, menjadi angka Desember tertinggi sejak 2021.

Secara bulanan, jumlah perjalanan wisnus pada Desember 2025 naik 2,20 persen dibandingkan November 2025. Sementara secara tahunan, angka tersebut meningkat 5,43 persen dibandingkan Desember 2024.

BPS menyebutkan, data Desember 2025 masih bersifat sementara. Meski begitu, tren kenaikan di penghujung tahun menunjukkan kuatnya daya tarik destinasi wisata Kepulauan Riau bagi wisatawan domestik, terutama saat periode libur akhir tahun.

Pariwisata Kepri: Dari Anjlok Tajam ke Pulih Bertahap
Merujuk data BPS Kepri, Pandemi Covid-19 sempat menghantam keras pariwisata Kepri. Pada 2020, jumlah perjalanan wisnus anjlok 82,58 persen, dari 4,27 juta perjalanan pada 2019 menjadi hanya 745.581 perjalanan.

Pemulihan mulai terlihat pada 2021 dengan 835.672 perjalanan, lalu melonjak tajam pada 2022 menjadi 1.511.354 perjalanan, atau tumbuh 80,85 persen.

Tren positif berlanjut pada 2023 dengan 2.295.496 perjalanan, dan semakin menguat pada 2024 yang mencapai 3.491.947 perjalanan.

Puncaknya terjadi pada 2025, ketika jumlah perjalanan wisnus kembali menembus angka 4 juta, menandai fase pemulihan yang lebih stabil dan berkelanjutan bagi sektor pariwisata Kepri.

Pola Musiman dan Peran Libur Panjang
BPS juga mencatat, pergerakan wisatawan nusantara ke Kepri masih dipengaruhi pola musiman. Lonjakan perjalanan hampir setiap tahun muncul pada periode libur panjang dan Idul Fitri, yang mendorong mobilitas wisatawan ke wilayah kepulauan.

Pada 2025, peningkatan signifikan tercatat saat Idul Fitri pada April, yang kemudian menjaga tren perjalanan tetap tinggi hingga semester kedua dan akhir tahun. Pola ini menunjukkan ketergantungan pariwisata domestik Kepri terhadap momentum libur nasional.

Sebelumnya, pada Oktober 2025, Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Hasan, menyebut target kunjungan wisatawan tahun 2025 cukup ambisius.

Menurut Hasan, Kementerian Pariwisata RI menargetkan Kepri menerima 5,9 juta wisatawan, terdiri dari 2,4 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 3,5 juta wisatawan nusantara (wisnus).

“Sementara target yang tercantum dalam RPJMD 2025 adalah 1,7 juta wisman dan 2,2 juta wisnus,” kata Hasan.

Penulis: Zulfikar

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *