Pertamina Perkuat Pengamanan Jalur Pipa BBM di Medan Belawan

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal Medan kembali menggelar sosialisasi pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan keselamatan di sekitar jalur pipa BBM. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Medan Belawan, Kamis (5/2/2026). (F-Pertamina Sumbagut)

Medan (SN) – Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menjaga keandalan distribusi energi nasional, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Fuel Terminal Medan kembali menggelar sosialisasi pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan keselamatan di sekitar jalur pipa Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Medan Belawan, Kamis (5/2/2026), setelah sebelumnya digelar di Kelurahan Pekan Labuhan pada 3 Februari 2026.

Sosialisasi dihadiri Camat Medan Belawan, para lurah, kepala lingkungan, serta masyarakat setempat. Sejumlah unsur keamanan turut hadir, antara lain Polsek Medan Belawan, Koramil 09 Belawan, Polres Pelabuhan Belawan, Pos TNI AL Belawan, dan Dinas Pemadam Kebakaran Belawan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa pengamanan objek vital nasional membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat memahami potensi risiko di sekitar jalur pipa BBM dan mengetahui langkah yang harus dilakukan jika menemukan indikasi gangguan atau kondisi darurat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi dan komunikasi yang cepat menjadi kunci menjaga keselamatan lingkungan serta keberlanjutan penyaluran energi.

“Sinergi antara Pertamina, aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah fondasi utama ketahanan energi,” tambah Fahrougi.

Sementara itu, Pjs Fuel Terminal Manager Medan, Ricky Haryanto, menyampaikan bahwa Fuel Terminal Medan merupakan simpul distribusi energi strategis bagi Sumatera Utara dan sebagian Aceh. “Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar keamanan jalur pipa terjaga dan distribusi energi tetap lancar,” jelasnya.

Dalam sosialisasi dijelaskan bahwa jalur pipa BBM melintasi kawasan padat penduduk seperti Bagan Deli, Belawan Bahari, dan Pekan Labuhan. Gangguan pada jalur pipa baik akibat kebakaran, sabotase, maupun aktivitas ilegal—berpotensi membahayakan keselamatan warga dan menghambat pasokan energi.

Warga menyambut positif kegiatan ini. Rina, warga Belawan Bahari, mengapresiasi kehadiran pengamanan di lingkungannya. “Lingkungan jadi lebih aman dan kondusif. Semoga pengamanan ini terus berlanjut,” katanya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan indikasi gangguan melalui layanan Emergency Call/WhatsApp di nomor 0822 8209 0044. Setiap pelanggaran yang mengancam keamanan jalur pipa akan ditindak sesuai ketentuan hukum. (SN)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *