Batam (SN) – Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, turun langsung meninjau kesiapan energi di wilayahnya dengan mengunjungi fasilitas Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Gas di Kabil, Kota Batam, Selasa (3/3/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Kepri ingin memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas berjalan lancar, tanpa hambatan sedikit pun terutama saat arus mudik dan libur panjang memicu lonjakan konsumsi energi.
“Kami tidak ingin ada kendala pada H-3 maupun H+3 Lebaran. Biasanya konsumsi meningkat tajam, mulai dari kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga logistik. Termasuk juga kebutuhan gas, khususnya bagi pelaku UMKM dan masyarakat yang memproduksi makanan untuk hari raya,” tegas Nyanyang.
Ia menyoroti tantangan geografis Kepri yang terdiri dari ratusan pulau. Kondisi ini membuat distribusi energi membutuhkan perencanaan matang dan pengawasan ketat. Bagi pemerintah daerah, ketersediaan energi bukan hanya soal pasokan, tetapi juga menyangkut stabilitas ekonomi dan kenyamanan masyarakat saat merayakan Idulfitri.
“Kita memiliki wilayah kepulauan yang luas. Jika ada kendala sekecil apa pun, segera sampaikan kepada pemerintah provinsi agar bisa langsung dikoordinasikan dan ditindaklanjuti,” tambahnya.
Sementara itu, Sales Area Manager (SAM) Retail Kepri Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Bagus Handoko, memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman dan mencukupi. Pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi, mulai dari penambahan stok hingga penguatan distribusi di titik-titik strategis, termasuk wilayah kepulauan yang aksesnya menantang.
“Kami memastikan ketersediaan BBM dan LPG aman. Distribusi terus kami pantau agar tetap lancar selama Ramadan dan Idulfitri,” ujar Bagus.
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Nyanyang turut didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kepri Junaidi dan sejumlah pejabat terkait. (***)

