Momen Hangat di Awal Ramadan: Amsakar Tarawih Bersama Warga, Singgung Air Bersih hingga Banjir

Walikota Batam, Amsakar Achmad, menandatangani buku tugas pelajar usai melaksanakan salat tarawih perdana di Masjid Agung Raja Hamidah Batamcentre, Rabu (18/2/2026). (F-Diskominfo Btm)

– Tarawih Perdana Ramadan 1447 H

Batam (SN) – Walikota Amsakar Achmad mengawali Ramadan 1447 Hijriah dengan menunaikan salat tarawih perdana bersama ribuan jamaah di Batam Centre, Rabu (18/2/2026) malam. Suasana khidmat menyelimuti masjid, berpadu dengan kehangatan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Kota Batam.

Turut mendampingi dalam momen istimewa tersebut, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Kehadiran para pejabat daerah ini semakin menegaskan semangat kebersamaan di awal bulan suci.

Dalam sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan. Ia juga menyinggung bahwa Ramadan kali ini bertepatan dengan refleksi satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra.

“Dua hari lagi, tepatnya 20 Februari, genap satu tahun kepemimpinan kami. Tentu belum semua harapan masyarakat dapat kami penuhi. Namun ada tiga fokus utama yang terus kami percepat, yakni pelayanan air bersih, penanganan banjir, dan pengelolaan sampah,” ujarnya di hadapan jamaah.

Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Kota Batam, serta BP Batam, Amsakar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan selama setahun terakhir. Ia menegaskan komitmen untuk terus berbenah demi mewujudkan Batam yang lebih nyaman dan layak huni.

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga masa peralihan menuju suasana yang lebih baik dan penuh keberkahan. Ia mengingatkan bahwa menjaga kondusivitas kota adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Mari manfaatkan Ramadan sebaik-baiknya, karena kita tidak tahu apakah akan dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan,” pesannya penuh harap.

Amsakar juga mengimbau warga untuk tidak memupuk prasangka maupun perpecahan. Ia mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat bersinergi menjaga ketenteraman serta keharmonisan di tengah keberagaman Kota Batam.

Usai salat tarawih, suasana masjid semakin hangat. Wali Kota tak langsung meninggalkan lokasi. Ia menyempatkan diri bersalaman, berbincang, dan berfoto bersama jamaah. Sejumlah pelajar bahkan antusias meminta tanda tangan di buku tugas mereka. Momen sederhana itu memperlihatkan kedekatan seorang pemimpin dengan warganya di awal bulan suci.

“Marhaban ya Ramadan. Selamat datang bulan penuh ampunan. Semoga seluruh ibadah kita diterima oleh Allah SWT,” tutup Amsakar. (***)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *