Karimun (SN) – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terakhir kecelakaan speed boat yang tenggelam di Perairan Tanjung Rambut, Tanjung Balai Karimun. Korban bernama Zainudin (33) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (10/1/2026) pukul 15.27 WIB.
Jenazah korban ditemukan di koordinat 00°56.725′ N – 103°22.925′ E, atau sekitar 15 mil laut dari lokasi awal kejadian. Dengan ditemukannya korban terakhir tersebut, Operasi SAR kecelakaan laut ini resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Muhammad Fathur Rachman, menyampaikan bahwa seluruh tahapan operasi telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.
“Dengan ditemukannya seluruh korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” ujarnya.
Kecelakaan laut ini terjadi di perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, dengan titik awal kejadian pada koordinat 01°07’42.7″ N – 103°32’58.9″ E. Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang pada Jumat (9/1/2026) dari anggota Polairud Tanjung Balai Karimun.
Baca Juga : Ribuan Warga Bintan Tumpah Ruah di Jalan Sehat Kerukunan, Rayakan HAB ke-80 Kemenag RI
Berdasarkan laporan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebuah speed boat pancung bermesin 200 PK yang membawa empat orang penumpang berangkat memancing dari Pintu Air Kolong menuju perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun.
Sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca tiba-tiba memburuk disertai gelombang tinggi. Mesin speed boat mengalami gangguan dan tidak dapat dihidupkan kembali. Kondisi tersebut menyebabkan kapal terbalik dan seluruh penumpang terjatuh ke laut.
Pada hari pertama pencarian, tiga orang korban berhasil ditemukan selamat oleh kapal KM Sempurna di Perairan Pulau Pandan dan langsung dievakuasi oleh Satpolairud Polres Karimun. Sementara satu korban lainnya, Zainudin, dinyatakan hilang sehingga pencarian dilanjutkan secara intensif.
Baca Juga : Speed Boat Tenggelam di Perairan Tanjung Rambut, Satu Pemancing Masih Hilang
Memasuki hari kedua operasi, Sabtu (10/1/2026) sejak pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sesuai rencana operasi. Tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran di wilayah pesisir Coastal Area Tanjung Rambut dan SRU 2 melakukan pencarian di sekitar Perairan Pulau Parit.
Total luas area pencarian mencapai 25 mil laut persegi, dengan dukungan koordinasi bersama VTS Batam dan MPA Singapura untuk memantau pergerakan arus laut serta lalu lintas kapal.
Setelah ditemukan, jenazah Zainudin segera dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani Tanjung Balai Karimun untuk penanganan lebih lanjut. Usai seluruh korban berhasil ditemukan, debriefing Operasi SAR dilakukan dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke pangkalan masing-masing.
Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini meliputi Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun, Satpolairud Polres Karimun, Lanal Tanjung Balai Karimun, serta masyarakat dan nelayan setempat.
Tim SAR Gabungan turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, sehingga proses pencarian dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (ML-SN)
Editor : M Nazarullah
