Tanjungpinang (SN) – Ratusan warga memadati Halaman Gedung Tengku Mandak Bincen sejak pagi, Rabu (4/3/2026), pada Operasi Pasar Murah yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menjadi “serbuan” warga yang berburu kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Baru dibuka pukul 07.30 WIB, antrean sudah mengular. Dalam waktu kurang dari satu jam, telur dan ayam langsung ludes diserbu pembeli. Panitia pun sigap menyiapkan sesi penjualan kedua untuk komoditas ayam guna mengakomodasi tingginya permintaan.
Operasi pasar yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Maret 2026, ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Mulai dari beras, telur, ayam, minyak goreng, hingga aneka sayuran segar tersedia untuk masyarakat. Kehadiran distributor dan pelaku usaha seperti D’SAYUR, SARIMART, serta BULOG turut memastikan pasokan tetap aman selama kegiatan berlangsung.
Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, menegaskan bahwa operasi pasar murah ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang meningkat signifikan menjelang lebaran.
“Tujuan utama kami adalah membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Melihat antusiasme hari ini, memang kebutuhan warga sangat tinggi,” ujarnya.
Menariknya, untuk komoditas sayuran, Disdagin menggandeng petani lokal binaan. Sayur mayur yang dijual pun tampak segar karena dipasok langsung dari kebun petani setempat. Selain membantu konsumen, langkah ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap perekonomian lokal.
Suasana di lokasi terlihat tertib meski ramai. Warga membawa tas belanja masing-masing, sebagian bahkan datang bersama keluarga. Banyak di antara mereka mengaku terbantu dengan selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga pasar.
Operasi pasar murah ini bukan sekadar kegiatan sesaat. Disdagin menjadikannya agenda rutin yang digelar empat kali dalam setahun, terutama saat momen hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok cenderung naik.
Dengan digelarnya operasi pasar ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap dapat menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat bisa menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan lebih tenang, tanpa kekhawatiran lonjakan harga bahan pokok. (***)

