Bupati Bintan Pimpin Rakor FKPD, Bahas Kesiapan Mudik dan Keamanan Idul Fitri 1447 H

Pemkab Bintan mulai mematangkan berbagai persiapan dalam menyambut Idul Fitri 1447 Hijriyah. Hal tersebut dibahas dalam Rakor Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang dipimpin Bupati Bintan, Roby Kurniawan di Aula Bandar Seri Bentan, Selasa (10/3/2026). (F-Diskominfo Btn)

Bintan (SN) – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai mematangkan berbagai persiapan dalam menyambut Idul Fitri 1447 Hijriyah. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang dipimpin Bupati Bintan, Roby Kurniawan di Aula Bandar Seri Bentan, Selasa (10/3/2026).

Dalam pertemuan itu, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari potensi lonjakan arus mudik sebelum dan sesudah Lebaran, kesiapan sarana dan fasilitas transportasi, kondisi akses jalan, pengamanan wilayah, hingga ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga di pasaran.

Roby menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan berbagai langkah antisipasi sejak dini untuk menghindari potensi gangguan selama masa libur Lebaran.

“Kita harus memastikan semua berjalan lancar, mulai dari kelancaran arus lalu lintas, keamanan masyarakat, hingga ketersediaan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Terkait arus mudik, Roby meminta Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Bintan memperkuat koordinasi dalam pengaturan lalu lintas, terutama di kawasan pelabuhan yang diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas penumpang dan kendaraan.

“Kendaraan yang turun naik kapal jangan sampai terhambat, apalagi sampai mengganggu akses jalan di sekitar pelabuhan,” tegasnya.

Selain itu, Dinas Pariwisata bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga diminta melakukan pemantauan ke resort serta destinasi wisata, khususnya kawasan pantai. Hal ini untuk memastikan pengelola dan wisatawan selalu mendapatkan imbauan terkait keselamatan, terutama jika terjadi cuaca ekstrem atau potensi bencana.

Di sektor ekonomi, Dinas Ketahanan Pangan bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) diminta terus memantau ketersediaan bahan pangan serta mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga di pasar menjelang Lebaran.

Pemerintah memprediksi puncak arus mudik tahun 2026 akan terjadi pada 13 dan 17 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 dan 28 April 2026.

Menghadapi periode tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan juga akan menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk mendirikan posko Idul Fitri serta posko keselamatan di berbagai destinasi wisata yang memiliki potensi risiko bencana maupun cuaca ekstrem.

Menutup rapat, Roby berharap seluruh instansi yang terlibat dapat menjalankan perannya secara optimal agar perayaan Idul Fitri di Kabupaten Bintan dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. (***)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *