Example 728x250
Batam

Investasi Rp600 Miliar, SWRO Kabil Dibangun untuk Perkuat Pasokan Air Industri dan Data Centre Batam

6
×

Investasi Rp600 Miliar, SWRO Kabil Dibangun untuk Perkuat Pasokan Air Industri dan Data Centre Batam

Sebarkan artikel ini
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menghadiri pembangunan fasilitas pengolahan air laut menjadi air bersih tersebut ditandai dengan seremoni groundbreaking yang dihadiri , Kamis (5/11/2026). Citramas Group mulai membangun fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di kawasan Kabil. (F-Humas BP Batam)
Example 728x250

Batam (SN) – Upaya memperkuat infrastruktur pendukung investasi di Kota Batam terus dilakukan. Kali ini, Citramas Group mulai membangun fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di kawasan Kabil dengan nilai investasi mencapai USD 32,8 juta atau setara sekitar Rp600 miliar.

Pembangunan fasilitas pengolahan air laut menjadi air bersih tersebut ditandai dengan seremoni groundbreaking yang dihadiri Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Kamis (5/11/2026).

Proyek SWRO Kabil ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menjawab kebutuhan air bersih, khususnya bagi pengembangan Data Centre dan kawasan industri terintegrasi di Batam.

Amsakar mengatakan, pembangunan SWRO tersebut akan dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, fasilitas ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi 300 liter per detik (lps). Selanjutnya, pembangunan tahap kedua akan menambah kapasitas sebesar 400 lps sehingga total kapasitas produksi mencapai 700 lps.

Menurut Amsakar, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan investasi, terutama di sektor industri digital yang membutuhkan dukungan infrastruktur dasar secara memadai.

Ia menilai, investasi yang digelontorkan Citramas Group tidak hanya mencerminkan kepercayaan terhadap prospek Batam, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata dunia usaha dalam memperkuat kesiapan infrastruktur kawasan.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, kehadiran fasilitas SWRO tersebut mampu memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus meningkatkan daya saing Batam sebagai salah satu tujuan investasi unggulan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur air ini juga menjadi jawaban atas tantangan pemenuhan kebutuhan air bersih seiring meningkatnya investasi Data Centre di masa mendatang.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Selama ini, kebutuhan air bersih untuk Kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) telah didukung fasilitas embung mandiri milik Citramas Group di wilayah Kabil.

Embung seluas sekitar 4 hektare tersebut memiliki kapasitas produksi air bersih mencapai 5.200 meter kubik per hari atau setara 60,2 lps.

Tak hanya mengandalkan fasilitas yang sudah tersedia, Citramas Group juga tengah mempercepat pembangunan embung baru di kawasan Nongsa Digital Park. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan air seiring berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan tersebut.

BP Batam pun memandang pengembangan infrastruktur air melalui investasi swasta dan penyediaan fasilitas pendukung secara berkelanjutan sebagai bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Amsakar menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus diperkuat agar kebutuhan infrastruktur dasar dapat terpenuhi, sekaligus memberikan kepastian bagi investor.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam diharapkan semakin siap memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Pembangunan ini harus kita dukung agar tidak ada kendala dan dapat terselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan,” tegasnya.

Sementara itu, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, mengatakan pihaknya memahami bahwa keberhasilan pengembangan industri Data Centre sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal, termasuk pasokan air bersih.

Karena itu, pembangunan SWRO Kabil menjadi salah satu langkah strategis Citramas untuk memastikan pertumbuhan investasi digital di Batam dapat berjalan optimal.

Selain pasokan air, Citramas Group juga telah menyiapkan kebutuhan infrastruktur pendukung lainnya, seperti listrik dan konektivitas internet, melalui kerja sama dengan sejumlah mitra strategis serta instansi terkait.

“Kami hari ini memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target beroperasi hingga November 2027, dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” kata Michael.

Ia menjelaskan, komitmen Citramas dalam memenuhi kebutuhan air bersih di kawasan Kabil dan Nongsa sebenarnya telah berjalan sejak 1992 melalui pengelolaan embung mandiri di kawasan Kabil.

Saat ini, kapasitas produksi air bersih mencapai 5.200 meter kubik per hari. Namun, pada awal 2027, kapasitas tersebut direncanakan meningkat menjadi 10.000 meter kubik per hari atau setara 115,74 lps.

Peningkatan kapasitas itu akan dilakukan melalui pembangunan embung baru di Nongsa serta pemanfaatan teknologi daur ulang air limbah industri.

Michael menambahkan, dukungan BP Batam menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kelancaran pengembangan investasi dan infrastruktur di kawasan tersebut.

“Kami turut mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi. Kami ingin agar pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga waktu yang ditargetkan,” pungkasnya. (***)

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *