Example 728x250
EKONOMINASIONAL

Antrean Solar di Padang Jadi Sorotan, Pertamina Naikkan Pasokan Menjadi 403 Ribu Liter per Hari

3
×

Antrean Solar di Padang Jadi Sorotan, Pertamina Naikkan Pasokan Menjadi 403 Ribu Liter per Hari

Sebarkan artikel ini
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut meningkatkan pasokan BBM jenis Solar di Kota Padang sebesar 18 persen untuk mengantisipasi antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). (F-Pertamina)

Padang (SN) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di Kota Padang sebesar 18 persen untuk mengantisipasi antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pada Oktober 2026, penyaluran Solar yang sebelumnya rata-rata 340 ribu liter per hari ditingkatkan menjadi 403 ribu liter per hari. Penambahan pasokan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut.

Selain menambah pasokan, Pertamina juga mengoptimalkan pengaturan antrean dengan mengaktifkan seluruh petugas marshal di SPBU. Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketertiban kendaraan dan memperlancar proses pengisian BBM.

Upaya penanganan antrean juga diperkuat melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Polda Sumatera Barat, dan Pemerintah Kota Padang. Sejumlah langkah terpadu dibahas, mulai dari pembentukan tim pengurai antrean, pemanfaatan Terminal Koto Lalang sebagai kantong parkir, hingga rencana pembatasan kendaraan yang memasuki kawasan dalam Kota Padang.

Di sisi lain, Pertamina memperkuat pengawasan terhadap penyaluran Solar dengan menganalisis data transaksi di SPBU. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi pembelian berulang yang tidak sesuai ketentuan.

Pertamina juga mengajukan permohonan penghapusan nomor polisi kendaraan yang teridentifikasi melakukan transaksi berulang, sesuai mekanisme yang berlaku.

Bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) sebagai mitra pengelola lembaga penyalur resmi, Pertamina berkomitmen menindaklanjuti apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM kepada masyarakat.

Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen secara tertib.

Tak hanya menyoroti antrean Solar, Pertamina Patra Niaga juga menindaklanjuti informasi dan keluhan masyarakat mengenai kualitas Pertalite di Sumatera Barat.

Sebagai tindak lanjut, Pertamina telah melakukan pemeriksaan di sejumlah SPBU dan mengambil sampel Pertalite dari beberapa titik, termasuk Integrated Terminal Teluk Kabung. Sampel tersebut kemudian dikirim untuk menjalani pengujian lebih lanjut di Laboratorium Lemigas Jakarta.

Berdasarkan hasil pengujian terhadap sampel yang diperiksa, Pertalite dinyatakan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan pemerintah.

Meski demikian, Pertamina menyatakan tetap melakukan penelusuran dan verifikasi terhadap laporan konsumen. Langkah ini dilakukan agar setiap keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti berdasarkan hasil pemeriksaan dan prosedur yang berlaku.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan perusahaan terus memperkuat penanganan distribusi BBM melalui penambahan pasokan, pengawasan transaksi, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami terus mengoptimalkan penyaluran Solar melalui penambahan pasokan dan penguatan pengawasan transaksi di SPBU. Kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendukung penanganan antrean secara terpadu. Di sisi lain, setiap informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas Pertalite tetap menjadi perhatian kami dan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan serta pengujian sesuai prosedur,” ujar Fahrougi. (***)

 

Penulis

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *