Hijaukan Batam dari Nongsa: Aksi Tanam Pohon Jadi Simbol Komitmen Bersama

Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, menanam pohon di Kebun Raya Batam, Nongsa, Sabtu (14/2/2026). (F-Diskominfo Btm)

Batam (SN) – Aksi penanaman pohon yang digelar di Kebun Raya Batam, Nongsa menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam memperkokoh Gerakan Masyarakat (Gema) Batam ASRI sebuah gerakan kolektif menuju kota yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Ratusan bibit pohon yang ditanam menjadi harapan baru bagi masa depan lingkungan Kota Batam. Di tengah tantangan perubahan iklim dan pesatnya pembangunan, langkah kecil menanam pohon hari ini diyakini akan memberi dampak besar bagi kualitas udara, kesejukan kota, serta keseimbangan ekosistem di masa mendatang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengapresiasi kegiatan yang melibatkan unsur media tersebut, bertepatan dengan peringatan HUT ke-26 Posmetro. Menurutnya, partisipasi media dalam aksi penghijauan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

“Gerakan ini sejalan dengan komitmen Walikota dan Wakil Walikota dalam membangun budaya hidup bersih dan berkelanjutan,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Sebelumnya, pada Rabu (11/2/2026), Walikota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Walikota Li Claudia Chandra secara resmi mencanangkan Gema Batam ASRI sebagai gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat. Penanaman pohon di Kebun Raya Batam pun menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.

Rudi menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik, termasuk dalam menggerakkan partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Momentum HUT ke-26 Posmetro dinilai menjadi langkah inspiratif, karena perayaan tidak hanya diisi dengan refleksi perjalanan media, tetapi juga kontribusi nyata bagi bumi. “Ini contoh baik bahwa perayaan bisa diisi dengan aksi yang berdampak,” katanya.

Ia berharap, semangat menanam pohon tidak berhenti sebagai kegiatan simbolik, melainkan menjadi budaya baru di tengah masyarakat Batam. Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang menghadirkan udara yang lebih bersih, lingkungan yang lebih rindang, dan kota yang semakin nyaman dihuni.

“Teruslah menanam untuk kehidupan yang berkelanjutan, menuju Batam yang semakin ASRI,” tutupnya penuh optimisme. (***)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *