Tanjungpinang (SN) – Ajang balap motor Kapolresta Tanjungpinang Cup 2026 menjadi magnet bagi para pecinta otomotif di Kepulauan Riau. Kejuaraan road race yang digelar di sirkuit non permanen Pulau Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, pada Sabtu dan Minggu (7–8/2/2026) berlangsung meriah dengan persaingan ketat di setiap kelas lomba.
Ratusan pembalap dari berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Riau, serta sejumlah rider dari luar daerah, turun langsung memacu adrenalin demi memperebutkan Piala Kapolresta Tanjungpinang. Sejak sesi penyisihan hingga final, sorak penonton mengiringi duel kecepatan para pembalap di lintasan.
Sebanyak 13 kelas lomba dipertandingkan dalam kejuaraan ini, mencakup kategori open, pemula, lokal, hingga kelas khusus ex rider usia di atas 35 tahun. Beragamnya kelas yang dilombakan menjadikan event ini inklusif, memberi kesempatan bagi pembalap muda berbakat hingga rider senior untuk unjuk kemampuan.
Balapan berlangsung ketat, terutama di kelas-kelas unggulan seperti Bebek 4 Tak hingga 150 CC Mix Open, Bebek 2 Tak UB 130 CC Open, dan Bebek FFA Open yang menampilkan adu strategi, kecepatan, serta ketahanan mesin. Sementara itu, kelas pemula menjadi ajang pembuktian talenta-talenta baru yang mulai mencuri perhatian publik otomotif Kepri.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta menyebut kejuaraan ini sebagai ajang kompetisi resmi yang dirancang profesional, aman, dan berstandar, sehingga para pembalap dapat berlaga secara maksimal.
“Event ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan dan pencarian bibit unggul pembalap daerah. Atmosfer kompetisi yang sehat seperti ini sangat penting untuk perkembangan olahraga otomotif,” ujarnya.
Kejuaraan ini terselenggara atas kolaborasi Polresta Tanjungpinang dan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Dukungan tersebut memastikan seluruh rangkaian lomba berjalan tertib, aman, dan sesuai regulasi.
Dengan tingginya partisipasi dan antusiasme peserta, Kapolresta Tanjungpinang Cup 2026 dinilai sukses menjadi ajang balap bergengsi yang tidak hanya menyuguhkan tontonan menarik, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga otomotif di Tanjungpinang dan Kepulauan Riau. (ML)

