Arus Balik Nataru Sumatera ke Jawa Meningkat, ASDP Catat 33.767 Penumpang

Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya dari Sumatera menuju Jawa. (F-ASDP)

Merak (SN) – Arus balik Nataru Sumatera ke Jawa mulai menunjukkan peningkatan signifikan memasuki awal tahun 2026. Ribuan penumpang dan kendaraan kembali menyeberang seiring berakhirnya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, pada Kamis (1/1/2026) atau H+7 Nataru, sebanyak 33.767 penumpang dan 9.043 kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu. Angka ini mencerminkan mulai padatnya arus balik menuju Pulau Jawa sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa perusahaan terus meningkatkan kesiapsiagaan operasional, terutama menghadapi potensi lonjakan arus balik pada akhir pekan. Menurutnya, awal Januari tidak hanya diwarnai pergerakan pemudik, tetapi juga peningkatan arus angkutan logistik yang kembali menyuplai kebutuhan di Jawa.

“ASDP memastikan kesiapan armada dan optimalisasi pola operasi di lintasan utama, khususnya Merak–Bakauheni, agar arus balik dari Sumatera ke Jawa tetap aman, lancar, dan terkendali,” ujar Heru dikutip dari laman resmi ASDP.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+7 Nataru, lintasan Sumatera–Jawa mencatat total 582.382 penumpang dan 146.110 kendaraan, meningkat 3,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, lintasan Jawa–Sumatera juga mengalami kenaikan dengan total 654.493 penumpang dan 144.756 kendaraan, atau tumbuh 2,7 persen.

Di sisi lain, pergerakan penumpang dari Bali ke Jawa dan sebaliknya terpantau tetap ramai namun relatif stabil. Kondisi ini menunjukkan bahwa fokus arus balik nasional kini mulai bergeser ke koridor Sumatera–Jawa, seiring normalisasi aktivitas pascalibur panjang.

ASDP menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif dan koordinasi lintas instansi guna memastikan layanan penyeberangan tetap optimal sepanjang periode arus balik Nataru. (SN)

Editor : Emha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *