Menteri Agama Cek Persiapan Layanan Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina

Menag Yaqut Cholil Qoumas memastikan persiapan layanan haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina telah sesuai dengan kontrak yang telah disepakati antara pemerintah dan Masyariq sebagai penyedia layanan, Selasa (11/6/2024). (F-Kemenag)

Mekkah (SN) – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan persiapan layanan haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina telah sesuai dengan kontrak yang telah disepakati antara pemerintah dan Masyariq sebagai penyedia layanan. Pengecekan tersebut dilakukan tiga hari sebelum kedatangan jemaah di Arafah, guna memastikan segala sesuatunya berjalan lancar.

Pada tanggal 11 Juni 2024, di Arafah, Menag Yaqut mengevaluasi dengan detail berbagai fasilitas yang telah disiapkan. Ini termasuk memastikan ketersediaan toilet dan air, kelancaran pendingin udara, persediaan dapur dan bahan makanan, serta kualitas tenda dan fasilitas lainnya.

“Saya sudah melakukan pengecekan. Banyak perubahan yang sudah dilakukan oleh pihak Masyariq. Kini kita tinggal tawakal, menyerahkan pada kebesaran Allah, semoga layanan di Armuzna berjalan dengan baik dan lancar,” ungkap Menag Yaqut seperti yang dikutip dari laman resmi Kementerian Agama pada Kamis (13/06/2024).

Menag Yaqut juga menyoroti penambahan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang telah disediakan sesuai dengan permintaan dari pihak Indonesia. “Semua kita cek. Ada tambahan MCK yang diberikan Masyariq sesuai pemintaan kita. Toilet-toilet baru dibangun. Insya Allah lebih bagus dari sebelumnya, lebih luas, space lebih besar,” jelasnya.

Dalam penilaian Menag Yaqut, layanan yang disiapkan oleh Masyariq telah sesuai dengan kontrak yang ada. Tidak hanya itu, kualitas tenda juga ditingkatkan, bahkan dengan adanya tenda baru yang menggunakan material dan desain yang lebih baik. Tenda-tenda baru ini memiliki kapasitas maksimal 30.000 jemaah.

“Tenda lebih bagus, atap lebih menyerap panas, dan dinding sudah pakai hard PVC yang lebih menyerap panas. Semua tenda juga sudah dilengkapi charger magnetic, tinggal ditempel dan bisa charge. Saya kira ada perubahan signifikan,” tambahnya.

Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan tanggal 1 Zulhijjah 1445 H yang bertepatan dengan 7 Juni 2024 sebagai awal pelaksanaan ibadah haji. Seiring dengan itu, Wukuf di Arafah akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2024. Jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan secara bertahap dari hotel di Makkah menuju Arafah pada tanggal 14 Juni 2024.

Editor : M Nazarullah

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *