Gara-gara Masalah Tarif, Waria Dibunuh Pelanggan Tetapnya

Denni alias DN (diborgol) pelaku pembunuhan seorang waria digiring petugas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan atas perbuatannya di Polresta Tanjungpinang, Senin (6/11/2023) (F/Mala)

Tanjungpinang (SN) – Satuan Reserse Kriminal Polresta Tanjungpinang mengungkap motif pembunuhan Herman Ahmadsyah (57), yang merupakan seorang wanita pria (Waria), yang ditemukan tewas tanpa busana di Taman Kota di Jalan Diponegoro, beberapa hari lalu.

Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP M. Darma Adiyaniki mengatakan, pelaku bernama Denni alias DN. Ia ditangkap di kawasan Batu Hitam Tanjungpinang. Adapun motif pembuhuhan masalah tarif kencan.

“Usai melakukan optimasi, kami melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Setelah kita tangkap dan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya,” ujar AKP Darma, Senin (6/11/2023).

Ia menambahkan, korban merupakan seorang pekerja seks komersial sesama jenis, dan pelaku merupakan salah satu pelanggan tetap.

Pemicu pembunuhan ini jelasnya, berawal dari masalah tarif. Korban, menetapkan harga tarif sekali kencan senilai Rp50 ribu, namun pelaku hanya mempu membayar Rp10 ribu.

“Kemudian terjadi cekcok, lalu pelaku kesal dan terjadi pemukulan. Korban terjatuh, lalu kepalanya dipukul pakai batu. Sealain itu pelaku menginjak beberapa kali, kemudian korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Berita terkait : Pelaku Pembunuhan Pria Tanpa Busana Diringkus Jajaran Satreskrim Polresta Tpi

Kasatreskrim mengakui, pelaku dan korban sempat melakukan hubungan badan sesama jenis. “Sempat, tapi setengah jalan,” tambah AKP Darma.

Keterangan pelaku tersebut, menurut Darma senada dengan hasil otopsi jenazah korban. Korban meninggal dunia, akibat dipukul menggunakan benda tumpul pada bagian kepala.

“Barang bukti di TKP, batu berlumuran darah, celana dalam dan pendek korban, lalu kita amankan baju berlumuran darah milik tersangka,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka DN terancam Pasal 338 dan atau 351 ayat 3 KUHP, tentang pembunuhan dan atau penganiayaan. Dengan ancaman pidana penjara maksimal selama 15 tahun.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Reserse Kriminal Polresta Tanjungpinang meringkus pelaku pembunuhan Herman Ahmadsyah (57) yang ditemukan tewas tanpa busana di Taman Kota yang berada di Jalan Diponegoro, Tanjungpinang.

Berdasarkan sumber dari pihak kepolisian menyebutkan, pelaku pembunuhan tersebut diketahui berinisial Denni (38) ditangkap pada Minggu (5/11/2023).

“Pelaku diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang di sebuah ruko di jalan Yos sudarso Batu Hitam, Tanjungpinang,” kata sumber ini, Senin (6/11/2023). (SN)

Wartawan : Mala
Editor : Sutana

 

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *